Pada The Dark Ages (Abad Kegelapan), yang kira-kira berlangsung dari runtuhnya Kekaisaran Romawi Barat (476 M) hingga awal Abad Pertengahan (sekitar 1000 M), keadaan sosial dan kesehatan di Eropa mengalami kemunduran dibandingkan era sebelumnya. Berikut adalah gambaran utama kondisi sosial dan kesehatan pada masa itu:
Keadaan Sosial
1. Hancurnya Struktur Pemerintahan Romawi
Setelah runtuhnya Romawi Barat, sistem administrasi yang sebelumnya kuat menjadi kacau. Wilayah-wilayah Eropa terpecah menjadi kerajaan-kerajaan kecil yang sering berperang.
Feodalisme mulai berkembang, dengan kaum bangsawan dan tuan tanah memiliki kekuasaan atas wilayah mereka sendiri.
2. Masyarakat Feodal
Struktur sosial didominasi oleh kaum bangsawan, klerus (gereja), dan petani.
Mayoritas masyarakat adalah petani yang hidup dalam kondisi sulit dan sangat bergantung pada perlindungan tuan tanah.
3. Minimnya Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan
Pendidikan menjadi sangat terbatas, hanya gereja yang masih mempertahankan sebagian pengetahuan Romawi.
Banyak teks klasik hilang atau rusak karena konflik dan ketidaktertarikan masyarakat terhadap ilmu pengetahuan.
4. Perang dan Ketidakstabilan
Eropa sering dilanda perang antar kerajaan, invasi Viking, serta konflik internal.
Keamanan masyarakat lemah, dan banyak desa mengalami perampokan atau pembakaran.
Keadaan Kesehatan
1. Penyakit dan Wabah
Kondisi sanitasi yang buruk menyebabkan wabah penyakit sering terjadi.
Penyakit seperti pes, lepra, dan disentri menyebar luas akibat minimnya pemahaman tentang kesehatan.
Wabah Justinianus (541-549 M) membunuh jutaan orang dan menjadi salah satu wabah pes terbesar sebelum Black Death.
2. Sanitasi Buruk
Kota-kota mengalami penurunan dalam sistem sanitasi dibandingkan era Romawi.
Air bersih sulit didapat, dan banyak orang membuang limbah ke jalan atau sungai terdekat.
3. Pengobatan Tradisional dan Agama
Ilmu kedokteran Romawi mulai dilupakan, dan pengobatan lebih banyak mengandalkan takhayul serta doa.
Penyembuhan lebih sering dilakukan oleh biara-biara yang masih memiliki sedikit warisan pengetahuan medis.
4. Tingkat Harapan Hidup Rendah
Harapan hidup rata-rata sekitar 30-40 tahun, dengan angka kematian bayi yang sangat tinggi.
Kekurangan gizi, terutama di musim dingin, membuat banyak orang rentan terhadap penyakit.
Meskipun masa ini sering dianggap sebagai era kemunduran, banyak institusi keagamaan tetap mempertahankan pendidikan dan ilmu pengetahuan dalam skala terbatas. Baru pada akhir Abad Pertengahan, Eropa mulai bangkit kembali dengan perkembangan ilmu, seni, dan perdagangan yang lebih pesat.
Posting Komentar
Terima kasih telah membaca, mudah-mudahan apa yang anda baca ada manfaatnya. Dengan senang hati, jika anda berkomentar pada tempat yang disediakan dengan bahasa yang santun..